Senjaku Menunggu Pagi
Senjaku menunggu pagi Cahaya Kemilau Kekuningan Tak bisa aku hindari dari tatapan mataku Kicauan suara burung yang mengiringi membuat diriku tak kuasa menahan diri ingin ikut menyanyi, menikmati alam ini Cahaya semakin meredup perlahan aku tarik selimut pikiranku yang semakin semrawut merajalela dan berkelana semaunya tapi aku tak kuasa untuk mengendalikan keindahan pagi sudah ada dalam bayangan