Posts

Showing posts from July, 2024

Tak Seperti Biasanya

 Tak Seperti Biasanya  Tak seperti biasanya  kali ini kau terlihat berbeda  apa ada salah dengan ku  apa hanya diriku yang merasa begitu  biasanya kau selalu hadir disetiap kegiatanku  kini kau menghilang seperti ditelan bumi  kata kata yang kau ucapkan dulu  selalu terngiang dalam pikiran ini  aku akan pendam semua ini  hingga kau merasa  jika selama ini  aku masih mengenang semuanya 

Lupakanlah

Lupakanlah  lupakanlah, jika mengingatnya membuat kau sakit hati  hempaskanlah, jika mengenangnya membuat kau merasa iri  semua yang pernah terjadi  laluilah dengan sepenuh hati  jangan pernah ada rasa yang selalu menghantui  tak akan pernah ada rasa berada paling tinggi  satu hal yang ingin aku maknai  aku merasa hebat karena telah bisa melalui semua ini

Tunggu Saja

 Tunggu Saja  jika waktunya sudah tiba  aku pasti akan ada  jika waktunya sudah ada  aku pasti akan tiba  lama menanti  tidak pernah ada rasa iri  lama menanti  melatih diri ini untuk instropeksi diri  duduklah tenang  tersenyumlah  yakin pasti datang  semua akan berakhir indah Manduang, 26 Juli 2024 

tak ingin berkata

 Tak Ingin Berkata  apakah aku harus diam  jika diri ini tak ingin berbicara  bibirku terasa mulai bungkam  tentang apa yang ingin dikata  kau terlihat selalu mengulik masalalu  sampai kau mencari tahu  tak semudah itu  hanya tuhan dan aku yang tahu semua itu  https://youtu.be/eRmSLIot2go?si=bbPQ9QtGvE_sR4Wx

setia

 Setia  Oleh : Nengah Dwi Suputra  tak pernah terpikirkan  tak pernah terbayangkan  meninggalkan dirimu  walaupun hanya bersenda gurau  sikapku terkadang tak memperhatikan  namun dalam hatiku, kau selalu kurindukan  sepanjang angin berembus  sepanjang aku bisa bernafas  kau tak terlupakan  kau selalu ada dipikiran  banyak sekali ingin menggoda  namun aku tak sedikitpun terbuai itu semua  aku hanya ingin kau bahagia  dengan caraku memilih setia  Klungkung, 16 Juli 2024 

aku bertanya

 Aku Bertanya  Bolehkah aku bertanya  Apakah sebenarnya yang kau inginkan  setiap kali aku melihatmu kau tak pernah menyapa apakah kau pernah menyembunyikan perasaan  sungguh aku tak mengerti  apa yang sebenarnya terjadi  aku coba untuk instropeksi diri  agar aku tahu kekeliruan yang aku alami 

Hari - hariKu

 Hari - Hariku sinar mentari menyengat dipundakku  aku tak bisa mempercepat jalanku  aku tahu bebanku sangat berat  namun aku berusaha untuk tidak mengingat  jika aku lupa, kau selalu mengingatkan  jika aku diam, kau selalu menanyakan  apakah saat ini aku harus diam apakah saat ini mataku musti terpejam  angin berhembus memberikan secercah harapan  memberikan kehidupan dan memberikan keleluasaan  namun diri ini masih terbelenggu dalam kepalsuan  berpura pura melakukan, walau hati tak sejalan 

kesetiaan

 Kesetiaan  aku merasa selama ini telah setia  kemana aku pergi, aku selalu berkabar dengannya  aku merasa nyaman didekatnya  aku menjalaninya dengan biasa saja  tapi kecurigaanmu mulai tumbuh  kau tak suka melihatku dengan candaanya  hatiku pun mulai gaduh  apakah aku bisa untuk kmbali meyakinkannya  saat ini, rasaku hanya untukmu  tak pernah aku membagi rasa cintaku  jika engkau masih malu malu  lupakan sajalah diriku 

meserah kalah

 meserah kalah  gumi hujan care jani jalane belig  sing buungan rodane nyerod ulian belig  nanging ade ne ngainang ngeling  kenangan ane ipidan buin keingetang  care siap aduan ne punyah  jani tiang sube meserah kalah  yadiastun  disisi ngenahne gagah  sing tawange liu utang konden mebayah  ape ne kegelahang lautang suba juang  idepang tiang tusing ngelah barang  manian yen buin bintange terang  ditu lakar jumunin buin  alihang 

Ikhlaskan Hari ini

 Ikhlaskan Hari ini  aku tak bisa untuk merubah waktu  aku pun tak bisa untuk merubah sesuatu  aku hanya bisa terdiam memandangi yang sudah berlalu  aku ikhlaskan hari ini walaupun dalam hati masih ingin ditemanimu  apa yang aku lakukan hari ini mungkin tidak  akan aku  ulangi dilain  hari  cukup aku yang merasakan seperti ini  tanpa canda tawamu yang berkeliaran dipikiran ini