mata memerah

 mata memerah 


kulihat seberkas sinar putih 

melambai lambai seakan memanggilku dengan penuh gelisah 

tak mau ku ungkapkan hidupku susah 

aku hanya tetap menatap dengan pasrah 


semakin dekat semakin jelas sinar putih itu menghampiriku 

mataku yang lelah tak kuasa tuk melihat itu 

hanya ada bayangan semu 

tetapi aku tidak pernah ragu 


sekalipun dia akan mendekatiku

akan kupandangi dengan tatapan kepedihanku 

walau seberkas sinar putih tak menghampiriku 

ku yakin kau kan selalu memantauku dari lubuk hatimu 


maafkan semua kesedihanku 

lupakan semua kesalahanku

lakukan yang baik menurut dirimu 

akan ku lalui sesuai isi hatiku 

Comments

Popular posts from this blog

Mekeneh Pedidian

Terpesona