Ketika Malam Tak Berbintang
Ketika Malam Tak Berbintang
malam ini, terasa sangat sepi
hari hari yang kulalui kini terasa kalu
pernah ku bermimpi, tapi saat ini aku ragu untuk mewujudkannya
melihat dikeadaan sekitar, sekiranya aku harus berfikir ulang untuk mewujudkan apa yang aku inginkan
melupakannya, tentu saja sangat sulit bagiku. tapi dalam hati kecilku aku sangat berharap jika suatu saat nanti aku bisa mewujudkannya. ada salah satu kejadian yang bisa membuat aku termotivasi dan selalu untuk mempertahankan apa yang aku inginkan. selepas dari itu semua aku yakin dengan kebesaran tuhan dan semua yang telah ditakdirkannya, aku sebagai manusia hanya bisa meminta dan berdoa agar apa yang aku jalani di kehidupan ini berjalan sesuai dengan apa yang telah ditentukan dan jikapun aku menemui masalah didalam perjalalanan hidup ini, semoga aku bisa melauinya dengan baik dan selalu diberikan kekuatan oleh tuhan yang maha esa.
teringat masa waktu aku sekolah dulu, aku lalui dengan mengalir dan berjalan begitu saja, mungkin ada dan sudah pasti ada campur tangan tuhan ketika aku melakukan segala kegiatan ku di sekolah sehingga bisa berjalan dengan lancar dan aku sampai di tempat saat seperti sekarang ini. jika disuruh memilih apakah aku bisa mengulangi lagi masa masa sekolah ku dulu, mungkin aku memelih untuk tidak mengulangi apa yang telah terjadi. cukuplah hanya aku para tenaga pengajar dan teman teman seta tuhan yang tahu tentang cerita dan kejadianku ketik di sekolah dulu. doa doa dan berdoa itu lah yang aku lakukan dri dulu hingga saat ini. kalau dilihat dari kemampuan ku untuk melakukan sesuau hal di bidang pelajaran, diri ini sangat kurang banyak dibandingkan dengan teman teman yang pada saat sekolah. tapi seiring berjalannya waktu perlahan lahan aku lalui dengan gaya dan juga prilaku aku sehingga aku bisa melewati itu dengan indah. dengan kejadian yang pernah aku alami sampai saat ini. ada pelajaran dan hikmah yang sangat besar bisa aku petik. bahwasanya ketika kita melakukan sesuatu, sebaik apapun itu akan tetap saja ada kurangnya dimana sang penilai. begitu juga sejelek dan sehina apapun orang jika dibandingkan dengan orang yang tercela masih lebih mendingan orang yang jelek dan hina.
malam pun berlalu, mataku pun tak bisa ku pejamkan, ada sesutu yang sangat mengganjal dalam pikran yang sampai saat ini belum bisa aku terjemahkan dan aku ajak berdamai.
Comments
Post a Comment