Angin Malam

Angin Malam 
malam hari terasa dingin 
dingin ini menusuk sampai ke tulang rusuk ku 
hari hari ini mungkin tak sedingin hari hari ku kemarin 
tapi aku nikmati setiap hembusan angin yang berlalu 
mungkin sejenak terpikirkan 
apa yang telah berlalu 
tak lupa memejamkan mata hingga aku tersadarkan 
bahwa aku masih disini setia bersamamu

angin malam, kau selalu setia menemaniku 
setiap masalah yang menghampiriku kau hempaskan 
setiap langkah yang membuatku takut kau hembuskan 
aku tak ingin setiap hembusan nafasku hanya berlalu 
aku ingin menggoreskan cerita disetiap hembusan angin 
aku ingin hidupku seperti hembusan angin malam yang berlalu  

Comments

Popular posts from this blog

Mekeneh Pedidian

Terpesona