menatap malam

 Menatap malam 


Pernahkah aku mengeluh wahai malam 

Setiap kau datang, aku menerima dengan penuh keikhlasan 

Aku tak pernah menyesali yang telah terjadi 

Aku pun tak pernah membenci hari - hari 


Tapi, malam ini aku masih teringat kisah yang dulu 

Sungguh sulit aku lupakan namun fakta yang aku rasakan 

Aku pernah untuk menghindar 

Namun selalu tak terhindarkan 



Malam, cepatlah berlalu 

Mimpiku akan selalu kunanti 

Aku tak mau terbangun lagi 

Akan aku lakukan jika itu bisa kuulangi.



Comments

Popular posts from this blog

Mekeneh Pedidian

Terpesona