mengenang malam

Mengenang Malam 


Teras rumahku menjadi saksi 

Aku melepas penat ditemani secangkir kopi 

Tatapanku menjulang ke atas 

Penuh harap hidupku akan naik kelas 


Hujan rintik - rintik mulai turun 

Aku tak lepas untuk memandangi langit 

Hembusan angin mendesir secara beruntun 

Sepercik cahaya terlihat bagaikan kilat 


Otakku terus mempertimbangkan 

Apakah aku bisa menjalani hari -hari 

Bagaikan bunga gumitir 

Terlihat indah, namun tak bisa untuk dimiliki




klungkung, 4 Mei 2026 




Comments

Popular posts from this blog

Mekeneh Pedidian

Terpesona